Sungguh Terlalu, Anggota JOIN Makassar Di “Lecehkan” Oknum Staf Dinas Parawisata Makassar

RADARNKRI.Com I Makassar – Oknum staf dinas parawisata kota makassar dinilai arogan dan dinilai melecehkan Anggota DPD JOIN Makassar, Kamis 05/04/2018.

Kronologi kejadian tersebut saat Muh. Yusuf yang merupakan Ketua I DPD JOIN Makassar, melakukan kunjungan kerja ke kantor dinas parawisata kota makassar siang tadi.

Yusuf selaku korban yang dilecehkan dengan perbuatan yang tidak menyenangkan, mengaku datang ke kantor dinas pariwisata kota makassar untuk melaksanakan kegiatan DPW JOIN Sulawesi Selatan.

Menurutnya dirinya diperlakukan dengan kasar tanpa sebab yang jelas akan kesalahan yang dirinya perbuat.

Di ketahui Akbar merupakan salah seorang staf kadis yang bekerja didinas parawisata kota makassar.

Kepada Radarnkri.com yusuf mengaku dilecehkan dengan cara di usir dan dikasari oleh akbar bahkan dirinya direkam dan di dorong oleh pelaku.

” Saya datang baik-baik mau ketemu dengan ibu kadis, tapi saya di bentak dan dia bilang saya juga wartawan dan kalau sudah diterima suratnya silahkan keluar dari tempat ini” ungkap yusuf.

Tak terima dengan perbuatan Akbar, korban kemudian bertanya, kenapa anda mengucapakan hal tersebut?

Mendengar pembelaan diri yang dilakukan korban, akbar malah semakin beringas dan tambah marah sehingga menyuruh teman perempuannya yang juga staf untuk melakukan perekaman vidoe kepada kepada saya, tambah Yusuf

” Saya tidak terima di rekam karena saya datang baik-baik bukan cari musuh, saya juga mau ambil gambarnya pelaku tapi emosinya makin tinggi dan memukul tangan saya dan membenturkan dirinya ketangan yusuf, Terang Yusuf.

Dengan adanya persoalan ini menurut yusuf, dirinya akan melaporkan hal ini keketua JOIN DPW Sulsel atas perlakuan staf dinas pariwisata kota makassar yang tidak terpuji dan melecehkan JOIN Sulsel dengan perbuatannya, Tututp Yusuf

Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari pelaku (Akbar) terkait ulah perbuatannya (FI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *